Sebelumnya kita sudah sering membahas betapa
pentingnya intuisi siswa demi tercapainya tujuan pembelajaran matematika.
Demikian juga penting bagi seorang guru untuk dapat membantu siswa dalam
mengembangkan intuisinya. Dalam elegi di atas disampaikan bahwa intuisi siswa
muncul seiring dengan munculnya pengalaman siswa yang dibangun di atas
pengetahuan dan pemahaman siswa akan matematika. Pengalaman siswa tidak lain
ialah didapat dari berbagai kegiatan belajar siswa yang melibatkan kreativitas
dan inovasi siswa itu sendiri.
Sayangnya, akibat dari beberapa faktor, guru kurang
memperhatikan hal tersebut. Aspek pembelajaran yang meliputi kognitif, afektif
dan psikomotor pada kenyataan pelaksanaannya jauh lebih ditekankan pada aspek kognitif.
Salah satu faktor tersebut adalah Ujian Nasional. Ujian Nasioanal jelas-jelas
menekan guru dan siswa untuk fokus hanya pada aspek kognitif. Drill-drill soal
yang diberikan guru demi kesuksesan siswa dalam Ujian Nasional nyata-nyata justru
telah membuat intuisi siswa terkikis dan tidak berkembang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar