Jumat, 07 Juni 2013

Refleksi"Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 15: Apakah Matematika Kontradiktif? (Bagian Kelima) "



Elegi pemberontakan pendidikan matematika 15 di atas mengungkap tentang pandangan kaum logicist dan formalist yaitu dunia yang terbebas dari ruang dan waktu. Artinya segala sesuatnya termasuk unsur-unsur didalamnya pun terbebas dari ruang dan waktu. Kita dapat menyebut bilangan, simbol-simbol, karakter, variabel, variabel kata, variabel kalimat sebagai unsur-unsur sistem matematika. Untuk memperoleh makna dari unsur-unsur itu, unsur-unsur tersebut hendaklah saling terkait atau terelasi satu dengan yang lainnya. Tidak akan ada unsur dalam sistem matematika yang dapat berdiri sendiri.
Sementara itu, kaum logicist dan formalist berpandangan bahwa unsur-unsur itu terbebas oleh Ruang dan Waktu. Dengan demikian maka hukum-hukumnya juga terbebas dari ruang dan waktu. Hal ini masih menjadi pertanyaan jika hal ini ditransformasikan ke dalam dunia hakekat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar