Rabu, 27 Februari 2013

Refleksi artikel “Forum Tanya Jawab 63: Bagaimana Siswa Bisa Menentukan Kurikulum?"



Artikel diatas memberi wawasan sekaligus inspirasi yang luar biasa untuk kita sebagai calon guru SD. Sebuah gambaran juga untuk kita, bahwa mengajar matematika khususnya kepada siswa SD memerlukan tingkat kreativitas guru yang tinggi demi tercapainya tujuan pembelajaran yang maksimal. Kemampuan guru menciptakan inovasi baru dalam sistem pembelajaran matematika SD, akan membentuk mindset yang baik pada diri siswa tentang pelajaran matematika.
Saya menilai guru dalam artikel di atas adalah guru yang sangat kreatif. Dia mampu menciptakan pembelajaran yang sedemikian rupa sehingga anak didiknya dapat menerima materi ajar dengan sangat baik. Dia memberikan pelayanan yang berbeda kepada siswa-siswanya yang berbeda pula karakter, sifat dan tingkat kemampuannya. Kepandaian sang guru dalam memanage sistem pembelajaran tersebut sangat menginspirasi saya. Karena bagi saya hal tersebut tentu tidak mudah. Bagaimana tidak? Mengajar dengan cara yang berbeda-beda untuk siswa yang berbeda-beda, membuat LKS dan portofolio yang bermacam-macam, melayani siswa yang berbeda-beda, membuat sedemikian rupa materi pelajaran agar mudah dan disenangi siswa, menerima masukan dari siswa yang berbeda-beda, lalu mengolahnya menjadi kurikulum, tentu hal tersebut memerlukan pemikiran yang tidak mudah dan membutuhkan ketelatenan yang cukup tinggi. Tidak heran jika pembelajaran tersebut memiliki kelebihan yang luar biasa. Dengan pola pembelajaran yang seperti itu saya yakin anggapan bahwa matematika itu sulit tidak ada pada diri siswa disana. Tentu lain halnya dengan yang terjadi di negeri kita yang mayoritas siswa mengeluhkan mata pelajaran ini. Oleh karena itu, dari refleksi Bapak tersebut semoga kita dapat belajar dari pola pembelajaran di London , kemudian termotivasi untuk menjadi guru yang kreatif dan inovatif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar