Artikel diatas memberi wawasan sekaligus inspirasi yang luar
biasa untuk kita sebagai calon guru SD. Sebuah gambaran juga untuk kita, bahwa
mengajar matematika khususnya kepada siswa SD memerlukan tingkat kreativitas
guru yang tinggi demi tercapainya tujuan pembelajaran yang maksimal. Kemampuan
guru menciptakan inovasi baru dalam sistem pembelajaran matematika SD, akan
membentuk mindset yang baik pada diri siswa tentang pelajaran matematika.
Saya menilai guru dalam artikel di atas adalah guru yang sangat
kreatif. Dia mampu menciptakan pembelajaran yang sedemikian rupa sehingga anak
didiknya dapat menerima materi ajar dengan sangat baik. Dia memberikan
pelayanan yang berbeda kepada siswa-siswanya yang berbeda pula karakter, sifat
dan tingkat kemampuannya. Kepandaian sang guru dalam memanage sistem
pembelajaran tersebut sangat menginspirasi saya. Karena bagi saya hal tersebut
tentu tidak mudah. Bagaimana tidak? Mengajar dengan cara yang berbeda-beda
untuk siswa yang berbeda-beda, membuat LKS dan portofolio yang bermacam-macam,
melayani siswa yang berbeda-beda, membuat sedemikian rupa materi pelajaran agar
mudah dan disenangi siswa, menerima masukan dari siswa yang berbeda-beda, lalu mengolahnya
menjadi kurikulum, tentu hal tersebut memerlukan pemikiran yang tidak mudah dan
membutuhkan ketelatenan yang cukup tinggi. Tidak heran jika pembelajaran
tersebut memiliki kelebihan yang luar biasa. Dengan pola pembelajaran yang
seperti itu saya yakin anggapan bahwa matematika itu sulit tidak ada pada diri
siswa disana. Tentu lain halnya dengan yang terjadi di negeri kita yang
mayoritas siswa mengeluhkan mata pelajaran ini. Oleh karena itu, dari refleksi
Bapak tersebut semoga kita dapat belajar dari pola pembelajaran di London ,
kemudian termotivasi untuk menjadi guru yang kreatif dan inovatif.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar