Jumat, 07 Juni 2013

Refleksi"Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 13: Apakah Matematika Kontradiktif? (Bagian Ketiga)"



Berdasarkan elegi pemberontakan pendidikan matematika 13, matematikawan logicits dan formalist menggunakan metode logika dan metode formal baru mencakup separoh dari dunia yaitu dunia yang terbebas dari ruang dan waktu. Sementara separoh dunia lainnya belum tersentuh yaitu dunia yang terikat oleh ruang dan waktu. Sementara untuk “MEMBANGUN DUNIA” seperti diungkapka dalam elegi di atas, seseorang harus berfikir intensif dan ekstensif. Dimana perpaduan antara berfikir intensif dan ekstensif yaitu berfikir ontologis. Berfikir ontologis inilah yang akan menghasilkan hakekat dari dunia atau dunia seutuhnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar