Selasa, 18 Juni 2013

Refleksi"Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 18: Apakah Mat Kontradiktif (Tanggapan utk Ibu Kriswianti) "



Dari elegi  di atas kita menjadi tahu bahwa memandang matematika hendaknya tidak hanya dari satu pandangan. Banyak sudut pandang yang dapat kita gunakan untuk memperoleh kebenaran hakiki. Logicist-Formalist-Foundationalist biasanya berpikir pola deduktif. Memiliki simbol yang kosong dari arti, maksudnya adalah ia terbebas dari ruang dan waktu. Pikiran dan karya kaum Logicists ialah konsisten pada sistemnya. Sementara jika pikiran dan karya tersebut tidak ada penjelasan, maka dapat dikatakan sebagai sebuah mitos dalam matematika. Untuk tidak dikatakan sebagai mitos, maka buah pikiran tersebut haruslah memiliki pembuktian atau penjelasan yang kuat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar