Seorang siswa bukanlah bak gelas tidak berisi air. Siswa
ialah individu yang secara kodratnya telah memiliki kemampuan dan potensi untuk
bereksplorasi. Tidak dibenarkan seorang guru menganggap siswanya tidak dapat
melakukan sesuatu jika tidak ia tuntun. Peran guru hanyalah sebatas pembimbing
dan fasilitator bagi siswanya. Setiap menyelenggarakan pembelajaran hendaknya
guru selalu mengingat prinsip itu. Sehingga, siswa selalu diberi kepercayaan
untuk mengeksplor segenap kemampuan dan potensinya untuk menemukan
matematikanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar