Simpulan
yang dapat saya ambil dari elegi ritual ikhlas 25 diatas ialah bahwa dunia
ialah apa yang kita pikirkan. Hendaknya hidup di dunia ini seyogyanya kita
selalu berbaik sangka agar dunia menyambut kita pun dengan apa yang kita
pikirkan yang baik-baik. Jika pagi ini kita membangun image bahwa hari ini kita
akan bahagia maka kebahagiaanlah yang akan kita temui hari ini. Meskipun hari
ini kita menemui banyak hal yang sebenarnya tidak mudah untuk kita, karena di
dalam pikiran kita, kita telah meyakini bahwa hari ini bahagia maka itu tidak
akan terasa menyiksa kita.
Mengeluh dan
tidak bersyukur merupakan wujud dari berburuk sangka dalam pikiran kita. Ketika
kita telah mengeluh dan menyesali apa yang ada, maka semuanya akan terasa berat
dan menyiksa diri kita.
Berusaha untuk selalu mensyukuri apapun yang kita terima/ apapun yang terjadi pada diri kita ialah solusi agar kita selalu berbaik sangka atas hidup kita.
Berusaha untuk selalu mensyukuri apapun yang kita terima/ apapun yang terjadi pada diri kita ialah solusi agar kita selalu berbaik sangka atas hidup kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar