Rabu, 24 April 2013

Refleksi"Elegi Ritual Ikhlas 25: Menggapai Diri"

Simpulan yang dapat saya ambil dari elegi ritual ikhlas 25 diatas ialah bahwa dunia ialah apa yang kita pikirkan. Hendaknya hidup di dunia ini seyogyanya kita selalu berbaik sangka agar dunia menyambut kita pun dengan apa yang kita pikirkan yang baik-baik. Jika pagi ini kita membangun image bahwa hari ini kita akan bahagia maka kebahagiaanlah yang akan kita temui hari ini. Meskipun hari ini kita menemui banyak hal yang sebenarnya tidak mudah untuk kita, karena di dalam pikiran kita, kita telah meyakini bahwa hari ini bahagia maka itu tidak akan terasa menyiksa kita.
Mengeluh dan tidak bersyukur merupakan wujud dari berburuk sangka dalam pikiran kita. Ketika kita telah mengeluh dan menyesali apa yang ada, maka semuanya akan terasa berat dan menyiksa diri kita.
Berusaha untuk selalu mensyukuri apapun yang kita terima/ apapun yang terjadi pada diri kita ialah solusi agar kita selalu berbaik sangka atas hidup kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar