Hermeunitika memiliki arti menerjemah dan diterjemahkan.
Begitu pun hakikat kehidupan menurut Bapak Marsigit dalam abstraksinya yaitu
diartikan sebagai sebuah lingkaran dan garis lurus. Sebuah lingkaran memiliki
makna bahwa dalam kehidupan di dunia ini, kita pasti dihadapkan akan sesuatu
yang terus berputar dan berputar, seperti adanya siang dan malam. Kemarin ada
siang, hari ini ada siang dan esok akan ada siang lagi. Begitu seterusnya
hingga kehidupan ini berakhir. Kendati
demikian, di dunia ini juga terdapat sesuatu yang tidak berputar atau hanya
sekali terjadi dan tidak akan terulang di masa depan. Itulah yang diibaratkan
garis lurus oleh Bapak Marsigit. Selain itu, lingkaran ini jika ditarik satu garis lurus maka
terciptalah sebuah spiral. Spiral ini memiliki 3 komponen, yaitu komponen yang
menggambarkan suatu rutinitas (lengkungan-lengkungan); komponen yang semakin membesar;
komponen yang semakin mengecil/mendetil. Sehingga, hakikat alam semesta ini
yaitu meliputi sesuatu yang bersifat umum, rutinitas dan mendetil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar