Senin, 15 April 2013

Refleksi artikel ”Hermeneutika Hidup_oleh Marsigit”



Hermeunitika memiliki arti menerjemah dan diterjemahkan. Begitu pun hakikat kehidupan menurut Bapak Marsigit dalam abstraksinya yaitu diartikan sebagai sebuah lingkaran dan garis lurus. Sebuah lingkaran memiliki makna bahwa dalam kehidupan di dunia ini, kita pasti dihadapkan akan sesuatu yang terus berputar dan berputar, seperti adanya siang dan malam. Kemarin ada siang, hari ini ada siang dan esok akan ada siang lagi. Begitu seterusnya hingga kehidupan ini berakhir.  Kendati demikian, di dunia ini juga terdapat sesuatu yang tidak berputar atau hanya sekali terjadi dan tidak akan terulang di masa depan. Itulah yang diibaratkan garis lurus oleh Bapak Marsigit. Selain itu, lingkaran ini  jika ditarik satu garis lurus maka terciptalah sebuah spiral. Spiral ini memiliki 3 komponen, yaitu komponen yang menggambarkan suatu rutinitas (lengkungan-lengkungan); komponen yang semakin membesar; komponen yang semakin mengecil/mendetil. Sehingga, hakikat alam semesta ini yaitu meliputi sesuatu yang bersifat umum, rutinitas dan mendetil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar